 |
..Maka nikmat dari Tuhan mu yang mana lagi yang engkau dustakan..
berdebu masih dalam padang penuh debu
Nama coev tadinya sih cuman singkatan yang digayakan dari kata ucup,
dibacanya cup (oe ejaan lama dari u) jadi coev dibaca cup singkatan dari
ucup, gitu loh! tapi kemudian seiring waktu berjalan, tenyata coev
memiliki makna lainnya, coev terdiri dari 4 huruf berbeda dua huruf hidup
(vokal) dan dua huruf mati (konsonan), mencerminkan dua cahaya dan dua
kegelapan yang menyelimuti jiwa, Dua huruf vokal yang diapit dua
huruf konsonan berarti jiwa kehidupan yang diliputi rangka
Nama ucup, ya itu panggilan sehari-hari di kampus dan organisasi serta
tempat kerja, kalau di rumahnya panggilannya beda lagi.
tapi kemudian seiring berjalannya desah nafas yang mengalun, ternyata
ucup adalah gabungan kata dari bahasa inggris: u - cup -> you and cup,
jadinya u-cup ialah cangkirmu atau kamu adalah cangkir, maknanya kamu
itu hanyalah cangkir yang menerima segala pemberian hidayah dari yang
Maha mengalirkan air kesegaran,
duh jadi haus deh...
Nama berdebu, tadinya sih terinsipirasi ama group debu. Kemudian juga
ada ayat Al Qur'an yang menyebutkan kata debu (bagaikan debu yang
beterbangan, dll), makna berdebu ialah bagian dari pribadi atau hidupku yang
mementingkan duniawi, sementara katanya kenikmatan dunia dibandingkan
kenikmatan akhirat katanya kan ibarat debu diantara gurun pasir
haaaaaacih! duh jadi pilek deh ngisap debu
Nama Majroin, tadinya mau membuat nama yang lucu gitu lho namun belum
dimiliki oleh orang lain, kalu kabayan atau si iteung mah kan udah
kakoncara kamana-kamana ti kampung jeung ti desa cenah mah geus dibeja beja
Majroin adalah singkatan dari majmaal bahroin, artinya pertemuan dua
lautan. Artinya mencerminkan kehidupan yang selalu diliputi oleh pasangan
sedih dan gembira, ada dan tiada, senyum dan tangis, benci dan cinta,
dendam dan rindu, di dalam kerangka yang lahi dan batin, dsb, dll
gitu lho....
Ucup Al-Bandungi maksudnya ucup yang orang Bandung, biar gak ketuker dengan ucupnya bajuri
Untuk lebih ngerti lagi tentang nama2 yang banyak, dipersilahkan dan
disarankan membaca salah satu buku Emha Ainun Nadzib berjudul Markesot
Bertutur. Di dalam buku tsb Emha memilah karakter dirinya menjadi
beberapa tokoh: Markesot, Markedut, dll
Dan semua tokoh tsb mewakili sifat-sifat tertentu yang ada di dalam
pribadi si pengarang.
Gimana, ada yang mau nanya lagi?
Silahkan sms aja ya ke HP saya di 08122069714
tapi gak dijamin bakalan dijawab, terutama yang cuman iseng-iseng doang
Sebagian tulisan!
Cerpen
resensi buku
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
 |
Tuesday, September 20, 2005
Re: Lelaki yang Diam
puisi ini diketik tgl 14 Juli 2005?
Meloncati waktu?
:)
-------o
Lelaki yang diam
pandangannya jauh menembus malam
harapnya teguh sepanjang zaman mencekam
tapi langkahnya telah ringkih seakan hanya diam
padahal
kecepatannya melampaui penginderaan
penglihatan
diam
memang tak selamanya diami
seperti puisi ini
menembus waktu
mencengangkan pengibaan
~ 28/06/05
From: "misbach" <misbach...
Subject: LELAKI YANG DIAM
LELAKI YANG DIAM
: Bapak
lelaki yang diam
matanya teduh, kadang juga kelam
badannya kukuh berwarna legam
lelaki yang diam
mencurahkan cinta seperti tetesan embun
di ujung malam
meredam amarah dalam keheningan
merembeskan tawa pelan-pelan
lelaki yang diam
bayangnya jatuh di jantungku
mencair pelan
mengaliri nadiku
Bekasi, 14 Juli 2005
Posted at 09:36 am by ucup
Mo ngelink?
Saturday, September 17, 2005
kisah dedaunan
Ucup al-Bandungi
pohon pohon menulang j
daun daun berhamburan
tanpa buah meranum tumbang
akar mengenal daun
ketika layu dan terbenam
: membusuk di sari bumi
akar mengenal buah
ketika busuk tak terpetik
: terbenam layu di sari bumi
pohon tanpa buah
ibarat iman tak beramal
daun bergesekan
ibarat amal berhamburan
: tertiup angin persangkaan
adalah kalimat Nya*
ibarat pohon tak berdaun
ibarat pohon selalu berbuah
lalu
mengapa masih kau gesekan alunan dedaunan itu
hingga ia memerah merekah dan tertumpah hijaunya
menunggu tersapu angin hingga terjatuh ke tanah
menjadi sampah tersapu kayu di seret jerami
teronggok menyatu di siram embun
membusuk
menjadi humus
: teruntuk para dedaunan
di puncak pohon menjulang
~ UI Depok, 21/08/05
*QS: 14: 24-25
Posted at 10:24 am by ucup
Mo ngelink?
Thursday, September 15, 2005
wajahmu
Ucup al-Bandungi
wajahmu
adalah seluruh daun jatuh terluruh
adalah sejumlah biji buah terbelah
adalah sekuntum kelopak meranum
barat timur utara selatan
baik buruk susah senang
cantik tampan kurang lebih
damai perang
rukun cekcok
kasar halus
adalah wajahmu
bagaimana ku tak melihat wajahmu
bagaimana ku tak melihat hadirmu
di setiap kerling mataku
di setiap deru nafasku
di setiap degap jantungku
di setiap kernyit hidungku
di setiap kontrak ototku
di setiap gerak inginku
di setiap hembus hawaku
di setiap bimbang diamku
disetiap kata yang teringat
kata yang terbaca
yang terngiang
terpikir
bagaimana ku tak melihat wajahmu
tapi
mengapa juga aku masih mengkhianatimu??
.........
~ 25/06/05
Posted at 09:19 am by ucup
Mo ngelink?
Monday, September 12, 2005
lima jari
Ucup al-Bandungi*
lima jari
berfalsafah
telunjuk menghadap kemuka
: mendakwa
tengah, manis, dan kelingking menunjuk ke saya
: cermin jiwa
jempol menunjuk ke Dia (keluar atau kau tekuk kedalam)
: ngarasula
~ 17 Agustus 2005
*ngarasula = b sunda -> memprotes takdir
Posted at 10:18 am by ucup
Mo ngelink?
Saturday, September 10, 2005
timbul-tenggelam
Al_Bandungi
kumelayang
dipermukaan lautan takdirmu
kadang kekhawatiranku
menenggelamkanku
kadang ketakutanku
menimbulkanku
timbul
tenggelam
melayang
di permukaan
buih di lautan
buih lautan
............
~ 24/06/05
Posted at 09:10 am by ucup
Mo ngelink?
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|